Nama : Rocy Wahyudi
Nim : 11901283
Kelas : 4a
Bismillahirohmanirrohim, baiklah pada kesempatan kali
ini saya akan coba membahas materi tentang media pemebelajaran.
MEDIA PEMBELAJARAN
Media pembelajaran dapat dikatakan
sebagai alat bantu pembelajaran, yaitu segala sesuatu yang dapat dipergunakan
untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan
peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan
ini masih cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan,
manusia dan metode yang digunakan untuk tujuan pembelajaran.
Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2011:4) mengemukakan bahwa media
pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi
materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, tape recorder, kaset,
video camera, video recorder, film, slide (gambar bingkai), foto gambar,
grafik, televisi, dan komputer. Media pembelajaran adalah semua alat (bantu)
atau benda yang digunakan dalam pembelajaran, dengan maksud untuk menyampaikan
pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (pendidik maupun sumber lain) kepada
penerima (peserta didik). Secara umum media pembelajaran memiliki peran sebagai
berikut:
- Memperjelas penyajian pesan pembelajaran agar
tidak terlalu bersifat verbal.
- Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan
daya indra.
- Penggunaan media pembelajaran secara tepat dan
bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik.
- Menjadikan pengalaman manusia dari abstrak
menjadi konkret.
- Memberikan stimulus dan rangsangan kepada
peserta didik untuk belajar secara aktif.
- Dapat meningkatkan motivasi belajar peserta
didik sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar.
Media pembelajaran biasanya dipahami sebagai
benda-benda yang dibawa masuk ke ruang kelas untuk membantu efektivitas proses
belajar mengajar. Pemahaman sempit ini dipengaruhi oleh pandangan cognitivism
yang melihat proses belajar sebagai transfer pengetahuan dari pengajar ke
peserta didik yang kebanyakan berlangsung dalam ruang kelas. Jika menggunakan
pandangan constructivism maka pengertian belajar dan media pembelajaran menjadi
lebih luas. Media pembelajaran tidak terbatas pada apa yang digunakan pengajar
di dalam kelas, tetapi pada prinsipnya meliputi segala sesuatu yang ada di
lingkungan peserta didik dimana mereka berinteraksi dan membantu proses belajar
mengajar.
Secara umum media pembelajaran dapat dikelompokan
menjadi empat yaitu:
- Media Visual, yaitu suatu jenis media yang
semata-mata hanya memanfaatkan indera penglihatan peserta didik untuk
menyampaikan pesan pembelajaran. Dengan demikian penggunaan media
pembelajaran ini tergantung dari kemampuan penglihatan peserta didik.
Sebagai contoh: media cetak, seperti buku, modul, jurnal, poster, dan
peta; model seperti globe bumi dan miniatur; dan media realitas alam
sekitar.
- Media Audio, yaitu jenis media pembelajaran
dengan hanya melibatkan indera pendengaran peserta didik. Pesan dan
informasi yang diterimanya adalah berupa pesan verbal seperti bahasa lisan
dan pesan nonverbal dalam bentuk bunyi-bunyian, musik, dan bunyi tiruan.
- Media audio-visual, adalah jenis media yang
digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan indera penglihatan
dan indera pendengaran dalam suatu proses atau kegiatan. Pesan dan
informasi yang dapat disalurkan melalui media ini dapat berupa pesan
verbal dan nonverbal yang mengandalkan baik penglihatan maupun
pendengaran. Sebagai contoh film, program TV dan video.
Multimedia, yaitu media yang melibatkan beberapa
jenis media secara terintegrasi dalam suatu kegiatan pembelajaran. Secara
sederhana, Meyer (2009) dalam Asyhar (2011). Mendefinisikan multimedia sebagai
media yang menghasilkan bunyi dan teks. Sementara Martin (2010) dalam Asyhar
(2011) membedakan multimedia dan audiovisual. Video Konferensi dan video caset
termasuk kedalam media audio visual dan aplikasi komputer interaktif dan non
interaktif merupakan beberapa contoh multimedia.
1.
Media Cetak (Print
Out)
Media pembelajaran dalam bentuk cetak adalah media
yang berasal dari teks, gambar serta ilustrasi pendukung lainnya yang digunakan
sebagai penyampai informasi belajar. Media cetak terbagi kedalam 3 golongan,
yakni (1) media cetak lepas (buku, modul, majalah, gambar, leaflet, handout dan
foto-foto. (2) Media cetak dipajang (poster, peta, papan planel, mading) dan
(3) Media cetak diproyeksikan seperti OHP atau slide proyektor.
2.
Media Audio
Media audio adalah media berbasis suara.
bunyi-bunyian dan kesan non-verbal. Media pembelajaran ini cocok untuk siswa
bertipe auditori. Contoh media audio diantaranya radio, cd dvd player, mp3,
game interaktif dll.
3.
Media Audio Visual
Media yang menayangkan gambar dan audio dalam waktu
bersamaaan. Media ini adalah media yang dapat didengar sekaligus dilihat.
4.
Multimedia Interakti
Multimedia Interaktif adalah media pembelajaran
berbasis multimedia yang dilengkapi alat pengontrol yang dapat dioperasikan
pengguna sehingga alat dapat memberi respon dan ada hubungan timbal-balik
antara alat dan pengguna.
5.
E-Learning
E-learning adalah media pembelajaran berbasis
elektronik yang memanfaatkan komputer/laptop yang terhubung dengan jaringan
komputer ataupun jaringan internet. Media pembelajaran ini adalah media modern
yang sudah banyak diterapkan. Elektronik learning atau e learning mencakup
pembelajaran berbasis website, mobile (m-learning) dan juga blended learning.
6.
Media Realia
Media pembelajaran realita adalah alat atau benda
yang terdapat dalam kehidupan nyata. Umumnya benda ini adalah benda alam yang
dapat ditemukan disekitar tempat belajar atau dalam kehidupan sehari-hari.
Seperti tumbuhan, bebatuan, pepohonan dsb.
Dalam pengertian lain, media pembelajaran adalah bahan, alat atau segala
sumber daya yang digunakan dalam proses penyampaian informasi guru kepada
murid. Baik berbentuk fisik ataupun piranti lunak.
Pengertian
Media Pembelajaran Menurut Para Ahli
- Menurut H. Malik (1994), Pengertian Media Pembelajaran adalah
segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan
pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan
perasaan.
- Menurut Gerlach dan Ely (1971) Media belajar merupakan
alat-alat grafis, fotografis atau elektronis untuk menangkap, memproses
dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
- Menurut Latuheru, Definisi media pembelajaran adalah
bahan, alat atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar
dengan maksud agar proses interaksi, komunikasi, edukasi antara guru dan
siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya.
Fungsi Media Pembelajaran Secara Umum
1. Menarik Perhatian Siswa
Terkadang siswa kurang tertarik
atau antusias terhadap suatu pelajaran dikarenakan materi pelajaran yang sulit
dan susah dicerna.
Dengan media pembelajaran, suasana
kelas akan lebih fresh dan siswa dapat lebih berkonsentrasi, terlebih ketika
media pembelajaran yang digunakan bersifat unik dan menarik.
2.
Memperjelas Penyampaian Pesan
Dalam pelajaran, terkadang ada
hal-hal berkonsep abstrak yang sulit bila dijelaskan secara lisan. Misalnya
bagian-bagian tubuh manusia.
Dengan media pembelajaran, seperti
misalnya video, gambar ataupun kerangka manusia tiruan. Siswa akan lebih jelas
memahami apa yang dijelaskan oleh guru di kelas.
3.
Mengatasi Keterbatasan Ruang, Waktu dan Biaya
Ketika menjelaskan tentang misalnya
hewan-hewan karnivora. Tidak mungkin rasanya kita membawa Harimau, singa atau
buaya kedalam kelas.
Dengan media pembelajaran seperti
gambar, siswa mengerti apa yang dimaksudkan guru walaupun belum melihat bentuk
objek secara langsung.
4.
Menghindari Kesalahan Tafsir
Ketika guru berbicara secara
verbal, sudut pandang murid kadang berbeda antara satu dengan lainnya dan
maksud yang disampaikan guru berbeda dengan pemahaman para murid. Dengan media
pembelajaran tafsir sebuah teori menjadi sama dan tidak ada kesalah pahaman
informasi.
5. Mengakomodasi Perbedaan Tipe Gaya Belajar Siswa
Manusia dibekali kemampuan berbeda-beda, termasuk dalam hal gaya
belajar. Dalam sebuah teori, setidaknya ada 3 tipe gaya belajar, yakni Visual,
auditori dan kinestetik.
Dengan memperpadukan media pembelajaran dalam bentuk audio, audio video,
gambar atau tulisan. Siswa yang lemah dalam menangkap pelajaran secara lisan
bisa tertutupi dengan media pembelajan lain yang lebih dia pahami.
6. Untuk Mencapai Tujuan Pembelajaran Secara Efektif
Dengan media pembelajaran, proses belajar mengajar dikelas diharapkan
sukses sesuai dengan tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh tenaga pendidik di
kelas.
Media pembelajaran mempunyai manfaat-manfaat tersendiri entah itu bagi
guru ataupun bagi siswa. Berikut ini adalah beberapa manfaat media
pembelajaran;
A.
Manfaat Media Pembelajaran Menurut Para Ahli (Kemp & Dayton 1985)
- Penyeragaman penyampaian materi pelajaran
- Proses belajar mengajal menjadi lebih menarik, jelas dan interaktif
- Efisiensi waktu dan tenaga
- Meningkatkan kualitas hasil belajar para murid
- Memungkinkan kegiatan mengajar yang flexible atau
dapat dilakukan dimana saja
- Menumbuhkan sikap positif siswa.
B.
Manfaat Media Pembelajaran Bagi Guru
- Memudahkan guru dalam menjelaskan materi rumit
- Metode pembelajaran yang digunakan bisa lebih bervariasi
- Efisiensi dalam penggunaan waktu dan tenaga
- Dapat lebih mudah memfokuskan perhatian murid pada materi yang
sedang dipelajari
- Menata suasana kelas agar lebih hidup dan interaktif
- Membuat siswa menjadi lebih aktif di kelas dan tidak mudah merasa
bosan di kelas
- Tercapainya tujuan kegiatan belajar mengajar secara efektif.
C.
Manfaat Media Pembelajaran Bagi Siswa
- Bisa lebih memahami materi yang disampaikan pengajar
- Pembelajaran lebih menyenangkan dan mudah dimengerti
- Kualitas belajar siswa meningkat
- Proses belajar dapat dilakukan dimana saja
- Mendukung pembelajaran mandiri atau otodidak
- Membangkitkan motivasi, minat dan keinginan belajar
Karakteristik Media Pembelajaran
Media pembelajaran mempunyai karakteristik-karakteristik
yang berbeda antara satu dan lainnya. Karakteristik tersebut dikelompokan
disesuaikan dengan jenis dan juga penggunannya dalam proses kbm.
- Media Visual adalah media yang hanya dapat
dilihat dan didalamnya terdapat unsur unsur berupa bentuk, garis, tekstur
dsb
- Media audio adalah media yang hanya dapat
didengar. Isi pesan media ini diterima melalui indra pendengaran atau
telinga
- Media audio visual adalah media kombinasi
audio dan visual ia dapat menampilkan unsur verbal dan juga suara. Artinya
ia dapat didengar dan dilihat secara bersamaan
- Multimedia adalah media yang merangsang semuda indra dalam satu kegiatan pembelajaran.
Dalam menggunakan media
pembelajaran guru harus memastikan bahwa media yang dipilih sesuai dengan
kebutuhan tujuan pembelajaran. Untuk itu ada beberapa hal utama yang harus
diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran.
Menurut Hernawan (2007: 39)
setidaknya ada 3 hal yang perlu dijadikan pertimbangan dalam pemilihan media
pembelajaran, diantaranya
- Tujuan pemilihan media
- Karakteristik Media
- Alternatif Media pembelajaran yang dipilih.
Berikut ini adalah contoh-contoh media pembelajaran. Contoh ini
sebetulnya telah tertuang dalam tabel jenis media pembelajaran di sub bab
sebelumnya;
- Contoh Media Pembelajaran Cetak : Buku, gambar, papan flanel,
kliping koran dll
- Contoh Media Pembelajaran Audio & Audio Visual : Video,
podcast, siaran radio dll
- Contoh Multimedia Interaktif : Game, aplikasi pembelajaran berbasis
android dll
Tidak ada komentar:
Posting Komentar